Langsung ke konten utama

Jadwal Buka Puasa Adzan Maghrib Hari Ini, 17 April 2022 di Wilayah Bandung dan Sekitarnya

Cerita Amaq Sinta, Korban Begal yang Jadi Tersangka: Saya Ditebas, Saya Membela Diri

 

Penulis: Timitom| Editor: Snowy Ramadhani 

BERITA INDOYA - Murtede alias Amaq Sinta (34) sedang berkendara motor seorang diri saat diadang empat begal di Jalan Raya Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (10/4/2022) dini hari sekitar pukul 24.00 Wita.




Ketika itu, Amaq Sinta hendak mengantar makanan dan air hangat dalam termos untuk keluarga yang tengah menjaga ibunya yang sakit dan dirawat di rumah sakit di Lombok Timur.




Di perjalanan yang sepi dan gelap itu, Sinta diikuti oleh empat orang, yang ternyata begal. Para begal terus mendekat, menyerempet motor Sinta. Namun, dia masih bisa menghindar, hingga akhirnya mereka mengadang Amaq Sinta yang seorang diri.

"Jalannya memang gelap, istri saya menyuruh saya bawa pisau dapur untuk jaga-jaga. Saya bawa. Di tengah jalan saya diadang, ditanya mau ke mana dan langsung ditebas tangan saya, kemudian punggung serta pinggang saya ditebas menggunakan samurai," kata Amaq Sinta saat ditemui di rumahnya di Dusun Matek Maling, Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, Kamis (14/4/2022).

Karena diadang, Amaq Sinta terpaksa turun dari motor. Ia turun dari arah kiri dan langsung ditebas seorang begal yang berbadan besar sebanyak dua kali. Begal lainnya juga turun dari motor dan ikut menyerang Amaq Sinta.


"Saya melawan, daripada saya mati. Saya pakai pisau dapur yang kecil, tapi karena mereka yang duluan menyerang saya membela diri. Seandainya dia tidak melakukan kekerasan pada saya dan mengadang, saya ingin lari. Tapi dia justru menebas saya berkali-kali," katanya.


Dengan pisau dapur itu, Amaq Sinta menonjok seorang begal yang menyerangnya. Pisau dapur itu mengenai dada kiri begal.


Begal lainnya masih menyerang, sementara Amaq Sinta terus bertahan membela diri. Sampai akhirnya, dua dari empat begal menjauh sekitar 400 meter. Seiring dengan itu, seorang begal mengambil sepeda motor milik Sinta. Amaq Sinta mengejar begal yang akan membawa kabur motor itu dan menusuknya dari arah belakang hingga terkapar.


Melihat dua rekannya roboh bersimbah darah, dua begal lainnya melarikan diri.


Setelah itu, Amaq Sinta mengaku sempoyongan di tengah jalan dan bergerak ke pinggir jalan. Beberapa kali ia berteriak minta tolong, namun tak ada satupun warga yang keluar menolongnya.


Setelah dini hari, barulah warga keluar beramai-ramai melihat dua begal bersimbah darah. Sinta yang terduduk di tepi jalan diberi minum dan menceritakan apa yang dialaminya, hingga akhirnya pulang ke rumahnya di Dusun Matek Maling. Ia menenangkan diri di dalam rumah seharian karena tubuhnya yang ditebas masih terasa sakit.

Meski begitu, tidak terlihat ada luka di sekujur tubuh Amaq Sinta, hanya ada goresan kecil atau seperti goresan merah di bagian pungungnya. Tidak ada bekas luka yang menganga.

"Tuhan memberi perlindungan pada saya, tidak ada ilmu kebal. Saya ini orang tidak sekolah, hanya petani tembakau," ujarnya dengan senyum tipis sambil memegang pungungnya yang masih terasa sakit.


Amaq Sinta mengaku bahwa baju yang dikenakannya saat kejadian robek sesuai tebasan pelaku, namun tubuhnya sama sekali tidak mengalami luka.

"Melihat senjata yang dipakai saat menebas tangan saya, mungkin tangan saya sudah putus, tapi saya tidak apa-apa karena Tuhan melindungi," katanya.


Diobati keluarga


Usai kejadian, Sinta mendekam di kamar merasakan tubuhnya yang sakit dan diobati oleh keluarganya. Bahkan, warga sekitar atau tetangganya tidak mengetahui apa yang dialaminya.

Situasi menjadi ramai setelah aparat kepolisian datang pada Minggu (10/4/2022) sore dan mengambil barang bukti berupa pisau yang digunakannya membunuh dua begal. Polisi juga membawa sepeda motor miliknya.


Saat polisi datang, Amaq Sinta sedang berada di rumah keluarganya. Pada malam harinya, ia dijemput polisi tanpa perlawanan. Karena kedatangan polisi itulah, peristiwa yang dialaminya diketahui banyak orang.


Kecewa karena jadi tersangka


Dusun Matek Maling, Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, tiba-tiba ramai ketika Amaq Sinta (34) pulang kembali ke rumahnya, setelah penahanan atas dirinya ditangguhkan polisi. Sinta ditetapkan tersangka akibat perlawannya terhadap begal yang hendak mengambil motornya.


Keluarga dan kerabat dekatnya memadati rumah Amaq Sinta. Banyak dari mereka yang mengecek kondisinya.


"Keluarga datang memang, mereka mau memastikan saya disiksa atau tidak di sel tahanan," kata Sinta di rumahnya, Kamis.


Sinta mengaku sedih dan kecewa karena dijadikan tersangka, padahal ia hanya mempertahankan hidupnya atas serangan dari empat orang begal.


Sinta menjelaskan, selama berada di kantor Polsek Praya Timur, dirinya dimintai keterangan dan diminta menandatangani Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan ditetapkan sebagai tersangka, kemudian ditahan di dalam sel tahanan Polsek.


"Ada penjelasan bahwa saya dijadikan tersangka, tetapi saya tidak paham karena saya tidak bisa baca. Saya dijadikan tersangka pembunuh, padahal saya sudah jelaskan kalau saya membela diri," katanya.


Dua malam berada di dalam sel tahanan, Amaq Sinta akhirnya bisa menghirup udara bebas karena penahanannya ditangguhkan oleh aparat Polres Lombok Tengah, setelah aksi sejumlah aktivis membelanya.


Awalnya, Amaq Sinta tidak percaya bisa bebas karena ada demo yang membela dirinya. Tiba-tiba, petugas membuka pintu sel dan menyebutkan bahwa dirinya dibebaskan.


Sinta, putri pertama Amaq Sinta nampak lega karena ayahnya telah pulang ke rumah dalam kondisi selamat. Semua keluarga yang berkumpul di rumah Amaq Sinta tak menyangka bahwa Amaq Sinta bisa selamat dari serangan begal.


Keluarga berharap, Amaq Sinta bebas dari jerat hukum karena pembunuhan itu akibat membela diri.

Tak penuhi unsur jadi tersangka


Pakar Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Mataram, Samsul Hidayat menjelaskan, aparat kepolisian sebaiknya melepaskan Amaq Sinta dari segala tuduhan yang menyebabkannya berstatus tersangka pembunuhan.


"Apa yang dilakukan Amaq Sinta semata-mata untuk membela diri, dia tidak akan membunuh jika nyawanya tidak terancam. Karena nyawanya terancam, maka dia berupaya menyelamatkan diri dan satu-satunya cara ketika itu adalah melawan hingga menyebabkan dua begal tewas," kata Samsul di Kampus Universitas Mataram, Kamis (14/4/2022).

Secara hukum, kata Samsul, seseorang yang disangkakan melakukan suatu tindakan pidana harus didasarkan pada pengertian tindak pidana. Samsul mempertanyakan apakah tindakan Amaq Sinta memenuhi syarat sebagai tindakan tindak pidana.


Menurutnya, berdasarkan persepektif Ilmu Hukum Pidana, seseorang bisa ditetapkan menjadi tersangka tindak pidana jika memenuhi dua syarat, yakni melakukan perbuatan yang dilarang undang undang pidana dan tidak ada alasan penghapus pidana pada diri pelaku.


"Jika dikaitkan dengan kasus Amaq Sinta, maka tindakan Amaq Sinta belum dapat melakukan tindak pidana. Benar dia melakukan perbuatan yang telah memenuhi rumusan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, akan tetapi dia memiliki alasan penghapus pidana bisa berupa alasan pembenar atau alasan pemaaf, misalnya membela diri secara terpaksa, sehingga belum bisa dikatakan tindak pidana karena tersangka memiliki alasan penghapus pidana yang diatur dalam pasal 49 KUHP, " jelas Samsul.

Komentar

Trending Now

Doddy Sudrajat Selalu Dapat Nasib Buruk, Ahli Tarot Terawang untuk Berhenti Berbuat Kontroversi

Penulis: Timitom| Editor: Ardiansyah putra JAKARTA, BERITA INDOYA - Ahli tarot, Denny Darko, menerawang nasib Doddy Sudrajat setelah keluarga Haji Faisal memenangkan hak asuh dan perwalian atas Gala Sky. Selain itu, Doddy Sudrajat digugat cerai oleh istrinya, Puput Sudrajat. Denny Darko menyarankan kepada Doddy Sudrajat untuk berhenti berbuat kontroversi. Pasalnya, Denny Darko melihat berdasarkan terawangan kartu tarotnya, bahwa Doddy Sudrajat jangan terus melakukan hal tidak perlu jika tidak ingin kembali mendapatkan kesulitan. "Kedepannya Pak Doddy coba untuk mengurangi melakukan hal kontroversi. Sebenarnya dalam hatinya beliau adalah orang yang baik. Dia melakukan ini secara terpaksa karena adanya pihak lain yang ngomporin," ucap Denny Darko. Menurut kartu tarot, Denny Darko melihat bahwa Doddy Sudrajat terkadang tidak bisa mengendalikan sifat keras kepalanya. Sehingga hal itu berdampak pada sekitar yang menjadikan banyak pandangan buruk yang didapatkan oleh Doddy Sudraj...

Jadwal Buka Puasa Adzan Maghrib Hari Ini, 17 April 2022 di Wilayah Bandung dan Sekitarnya

  Penulis: Timitom| Editor: Snowy Ramadhani  RAMADHAN, BERITA INDOYA - Jadwal buka puasa dan adzan maghrib hari ini, 17 April 2022, hari kelima belas bulan Ramadhan 1443 Hijriah perlu diketahui. Jadwal buka puasa dan adzan maghrib hari ini, 17 April 2022 untuk wilayah Bandung dan sekitarnya bisa diakses di artikel ini. Berikut tertera jadwal buka puasa dan adzan maghrib hari ini, 17 April 2022, 15 Ramadhan 1443 H untuk wilayah Bandung: Baca Juga: Jadwal Buka Puasa Adzan Maghrib Hari Ini, 15 April 2022 di Wilayah Jakarta dan Sekitarnya 15 Ramadhan 1443 H, Minggu, 17 April 2022, Wilayah Kota Bandung: 1. Maghrib: Pukul 17.55 WIB 2. Isya: Pukul 19.00 WIB. 15 Ramadhan 1443 H, Minggu, 17 April 2022, Kabupaten Bandung: 1. Maghrib: Pukul 17.55 WIB 2. Isya: Pukul 19.00 WIB. Sebelum berbuka puasa ada baiknya untuk membaca doa buka puasa. NAWAITU SHAUMA GHODIN 'AN ADAA'I FARDHI SYAHRI ROMADHOONA HAADZIHIS-SANATI LILLAHI TA'AALAA. Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk m...

Kondisi Mencekam Mariupol, Rusia Ultimatum Pasukan Ukraina: Menyerah atau Mati

Penulis: Timitom| Editor: Snowy Ramadhani  JAKARTA, BERITA INDOYA - Rusia mengeluarkan ultimatum kepada pasukan Ukraina yang terpojok di Kota Mariupol. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukan Ukraina di kota itu harus meletakkan senjata pada Minggu, 17 April 2022. Pasukan Ukraina diperbolehkan menyerahkan senjata pada pukul 10.00 pagi. "Menyerah saat fajar atau mati," demikian ultimatum dari Kemenhan Rusia, dikutip dari Gulf Today. Juru bicara Kemenhan Rusia, Igor Konashenkov mengatakan pasukan Ukraina telah diusir dari sebagian besar kota dan hanya sedikit yang tersisa di pabrik baja besar. "Seluruh wilayah perkotaan Mariupol telah sepenuhnya dibersihkan ... sisa-sisa kelompok Ukraina saat ini sepenuhnya diblokade di wilayah pabrik metalurgi Azovstal," kata kementerian pertahanan Rusia. "Satu-satunya kesempatan mereka untuk menyelamatkan hidup mereka adalah dengan sukarela meletakkan senjata mereka dan menyerah," tambah pernyataan itu. Kota Ma...

Mengenal Gonore, Penyakit Menular Seksual yang dapat Menyerang Pria dan Wanita

  Penulis: Timitom| Editor: Ardiansyah putra JAKARTA, BERITA INDOYA - Gonore merupakan penyakit menular seksual (PMS) yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae atau gonococcus. Bakteri yang menyebabkan gonore terutama ditemukan dalam cairan dari penis dan cairan vagina. Gonore adalah penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual dan berbagi vibrator atau mainan seks yang belum dicuci. Bakteri penyebab gonore dapat menginfeksi serviks, saluran yang mengeluarkan urin dari tubuh (uretra), rektum, dan yang lebih jarang bisa menginfeksi tenggorokan atau mata. Gonore pada wanita, infeksinya dapat ditularkan dari wanita hamil ke bayinya, sehingga jika hamil dan mungkin menderita gonore, penting untuk menjalani tes dan perawatan sebelum bayi lahir. Tanpa pengobatan, gonore dapat menyebabkan kebutaan permanen pada bayi yang baru lahir. Gonore tidak menular melalui ciuman, pelukan, kolam renang, dudukan toilet atau mandi bersama, handuk, cangkir, piring atau peralatan makan. Bak...

Barcelona Vs Sevilla: Pedri "Berdansa", Xavi Buat Blaugrana Meroket

  Penulis: Timitom| Editor: Snowy Ramadhani  BERITA - Barcelona asuhan Xavi Hernandez kembali berhasil melanjutkan tren positif di LaLiga 2021-2022. Dalam laga Barcelona vs Sevilla pada pekan ke-30 Liga Spanyol, Blaugrana berjaya dengan kemenangan 1-0 di Camp Nou, Senin (4/4/2022) dini hari WIB. Adalah sang gelandang belia, Pedri, yang mengantarkan Barca meraih kemenangan atas Sevilla lewat gol pada menit ke-72. Menerima umpan mendatar Ousmane Dembele dari sisi kanan, Pedri melakukan kontrol bola terlebih dulu. Kemudian, pemain berusia 19 tahun itu melakukan pergerakan brilian dan mengecoh dua lawan sebelum melepaskan tendangan. Eksekusi sang gelandang pun berbuah manis. Si kulit bulat melewati para pemain Sevilla lainnya dengan mulus dan kiper gagal menghalau bola. Secara keseluruhan, Pedri tampil begitu cemerlang sebagai jenderal lapangan tengah Barca. Pedri seolah berdansa dalam mengatur serangan Barca dan memiliki catatan impresif dalam laga kontra Sevilla. Berdasarkan ...